Cara Membuat Schema Markup

9 Langkah Mudah Cara Membuat Schema Markup (2/2)

Jasawebcilegon.com – Cara membuat schema markup akan kita bahas pada artikel ini. Saya mencoba menulis dengan bahasa sederhana, agar cara membuat schema markup dapat dipahami bagi orang awam. Intinya, sebelum kamu membuat schema markup, kamu harus baca tuntas artikel cara membuat schema markup sampai tuntas agar tidak salah langkah.

Cara Membuat Schema Markup Harus Dibaca Tuntas, Baru Praktikkan!

Baca : 9 Langkah Mudah Cara Membuat Schema Markup (1/2)

Cara_membuat_schema_markup

Pada sesi cara membuat schema markup kali ini, saya menggunakan plugin RankMath. Plugin yang memberikan guideline yang cukup lengkap untuk penulisan artikel SEO On Page karena memiliki fitur SEO skor. Selain itu, artikel ini juga terjemahan dari artikel milik RankMath yang ditulis oleh Bhanu Ahluwalia. Simak artikel terjemahan manual berikut ini.

Total Waktu Baca dan Praktik 15 minutes

1. Pilih Block Editor RankMath How to Schema

Cara_membuat_schema_markup

Bagi kamu yang sudah masuk ke kolom block editor, tinggal klik tanda ‘+’ dan langsung search RankMath Block Editor. Seperti yang kamu lihat pada cara gambar di atas, kamu akan menemukan tiga pilihan block editor dari RankMath. Jika kamu ingin membuat artikel yang berisi langkah-langkah dari tips atau suatu proses, pilih HowTo Schema RankMath.

2. Isi Block Final Image dan Description

Cara_Membuat_Schema_Markup

Pada block editor ini, final image menjelaskan resume singkat yang diletakkan di awal tulisan. Jangan lupa untuk mengupload foto yang sesuai. Sebagai contoh isi konten Final Image adalah jika kamu menulis dengan kata kunci ‘Cara Memasak Ayam Goreng’ maka final description berisi tentang sekitar 4 kalimat deskripsi apa itu ayam goreng, dan kelebihan dari ayam yang digoreng daripada ayam yang dibakar. Sementara, fotonya adalah hasil masakan ayam yang digoreng.

3. Masukkan Kolom Durasi

Cara_Membuat_Schema_Markup

Dalam block ini, secara default dari plugin RankMath adalah kosong dan tidak ditampilkan pada front end website. Ketika kamu mengisinya, baru akan muncul di front end. Setidaknya untuk kolom durasi, menjadi penting untuk mengukur lamanya proses dari para pembaca jika mengikuti langkah-langkah kamu.

Ambil contoh masih menggunakan keyword yang sama, ‘Cara Membuat Ayam Goreng’ kamu memberikan ukuran waktu estimasi adalah dua jam. Jika cara pengisian kolom blok durasi ini benar. Maka seharusnya tampilannya seperti yang di atas.

4. Isi Kolom Block Editor Step Title

Cara_Membuat_Schema_Markup

Pada kolom enter step title, kamu harus memasukkan judul langkah dari proses yang akan kamu tulis. Ada baiknya, kamu menambah keterangan angka diawalnya agar para pembaca bisa mengetahui urutan setiap langkahnya. Jika cara membuat ayam goreng, maka biasanya yang di awal step proses adalah 1. Siangin Ayam Dan Cuci Bersih.

5. Tambahkan Gambar pada Add Step Image

Cara_Membuat_Schema_Markup

Langkah ini hampir sama dengan cara memasukan foto pada final image atau featured image. Pada gambar ini, usahakan gambar yang mewakili dari setiap langkah yang ingin dijelaskan. Jika cara memasukkan foto kamu benar, maka gambar akan muncul di antara Step Title dan Step Description seperti gambar di atas.

Tambahan dari saya, ketika kamu memasukkan gambar ke website. Jangan lupa isi Alt Text gambar kamu sesuai dengan kata kunci yang digunakan. Gunanya agar mesin pencari bisa membaca apa penjelasan dari gambar kamu.

6. Tulis Step Description Secara Detail

Cara_Membuat_Schema_Markup

Bagian ini, kamu harus mengisi penjelasan setiap langkah secara detail. Meski detail, kamu juga harus bisa membuat batasan jumlah minimal dan maksimal kata. Jumlah kata yang baik untuk setiap kata berkisar antara 50 ~ 150 kata. Karena kalau kepanjangan juga akan membuat lelah pembaca. Tapi pada bagian yang memang hanya cukup sedikit kata, kamu bisa menambah beberapa sisipan kata penjelas. Misal dalam ‘Cara Membuat Ayam Goreng’ pada bagian masukan ayam goreng ke dalam penggorengan. Aktual kata cukup sedikit : ‘Masukkan ayam yang sudah dibumbui tadi ke dalam penggorengan berisi minyak panas.’

Nah, setelah kalimat ini, kamu bisa menambahkan sedikit tentang kadar api, jenis minyak goreng dan lainnya. Oke, break dulu sampai di sini bacanya. Apakah penjelasan artikel cara membuat schema markup ini cukup mudah dipahami? Kalau belum coba baca ulang dari bagian satu. Kalau sudah paham, cara membuat artikel schema markup, mari kita lanjut di point berikutnya.

7. Add New Step

Cara_Membuat_Schema_Markup

Pada tahap ini, kamu kembali kepada pada point no 4. Mengulang proses yang sama sampai penjelasan dari setiap proses yang kamu tulis selesai. Begitu seterusnya sampai kamu pada paragraf penutupan yang tidak perlu block editor HowTo Schema RankMath.

8. Check On Page SEO Score Kamu

Cara_Membuat_Schema_Markup

Bagian ini adalah bagian tersulit dari cara membuat schema markup. Kenapa? Karena kamu selain menulis setiap proses pada artikel, kamu juga harus memperhatikan score SEO On Page RankMath agar bisa berubah menjadi hijau atau >90.

Untungnya, RankMath sudah menyediakan point-point apa saja yang harus diperhatikan. Pada bagian ini, saya mendapatkan sedikit bug RankMath (mungkin bug kali ya). Ketika kamu memasukkan link baik internal ataupun eksternal, pada point On Page SEO tidak membacanya sebagai link. Jadi kamu harus memasukkan link di luar dari blok editor HowTo Schema RankMath.

Bug lainnya adalah Table of Content. RankMath tidak menerima plugin sembaran untuk membuat table of content. Case saya, saya menggunakan Ultimate Block Editor yang sudah ada table of content dan dibaca oleh RankMath sebagai table of content.

Kalau yang ini bukan bug, tapi pengayaan bahasa. RankMath Powet Words hanya menggunakan bahasa Inggris. Tapu tidak bahasa Indonesia. Mungkin karena dominan pengguna internet mampu mengerti bahasa Inggris meski hanya reader, atau ada alasan lainnya dari RankMath.

9. Submit URL Index dan Check Snippet Rich Result

Cara_membuat_schema_markup

Lah kok, step terakhir ada dua langkah? Iya memang benar karena ini terkait penggunaan tools dari Google. Daripada saya berikan terpisah, saya coba jadikan satu saja. Untuk mengecek apakah Schema Markup kamu berhasil, kamu harus menggunakan Google Rich Snippet Tools.

Kemudian untuk mengecek sudah diindex atau belum, kamu bisa menggunakan Google Search Console. Syaratnya, kamu sudah daftarkan domain kamu dulu menggunakan Gmail.

Nah bagaimana artikel cara membuat schema markup yang sudah ditulis. Apakah cukup sulit? Saya rasa tidak. Sebab saya sendiri termasuk pengguna RankMath. Sebenarnya asli dari tulisan blog ini sangat panjang. Tetapi saya meringkasnya pada fokus bagian step saja. Sehingga cara membuat schema markup sangat mudah. Untuk kamu yang ingin baca versi Englishnya ada di sini.